Warta Uncen

KSP dan Uncen Melakukan Seminar Nasional : “Tantangan dan Harapan Pembangunan di Papua dan Papua Barat”

Kantor Staf Presiden (KSP) hadir di Universitas Cenderawasih dalam satu acara Seminar Nasional dengan thema “ Tantangan dan Harapan Pembangunan Infrastruktur, Energi dan pangan, serta Lingkungan Hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat”. Kegiatan berlangsung sehari (Selasa, 12/2) di kampus Uncen-Waena dan dihadiri lebih kurang 150 orang dari pelbagai instansi , lembaga dan Perguruan Tinggi.

Kegiatan Seminar dilatarbelakangi dengan tugas yang diemban oleh KSP yang antara lain ingin mendapatkan informasi tentang  sejauh mana program-program prioritas Nasional yang sudah dilaksanakan di Provinsi Papua dan Papua Barat terkait pembangunan infrastruktur, energy dan pangan serta lingkungan hidup.

Dalam sambutan dan ungkapan Selamat datang oleh Rektor Uncen, Dr.Apolo Safanpo, S.T., M.T., mengatakan sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan KSP sehingga kegiatan Seminar Nasional dapat terselenggara di Uncen. Selanjutnya beliau meminta agar seluruh peserta dapat berperan aktif dalam memberikan masukan dan informasi kepada pemerintah  tentang apa saja yang sudah dilakukan dan belum dilakukan serta hal-hal apa saja yang perlu dilakukan ke depan di Papua dan Papua Barat.

Dalam kesempatan yang sama Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin, yang  berkenan hadir juga memberikan sambutan serta memberikan informasi terkait peristiwa-peristiwa yang terjadi di Papua. Menurut Kapolda masalah yang sangat serius dihadapi menjelang PEMILU adalah dalam hal pemilihan legislatif dikarenakan  sulitnya menjangkau daerah pemilihan , banyaknya caleg dan keterbatasan waktu saat memilih dan masih banyak daerah yang menggunakan system Noken.  “Papua termasuk wilayah yang paling rawan dalam pemilihan legislative”, tambahnya. Sehubungan dengan hal tersebut beliau meminta bantuan dari para Rektor yang hadir untuk berkenan mengijinkan mahasiswa menjadi relawan dalam pemilihan legislative mendatang.

Deputy V KSP, Ibu Jaleswari Pramodhawardani, mengatakan berbagai peningkatan dan kemajuan telah terlihat di Papua dan Papua Barat. Peningkatan dana transfer pusat ke Papua meningkat melebihi alokasi dana otonomi khusus. Dilanjutkan dengan pelaksanaan pembangunan srcara intensif dan massif, peningkatan alokasi dana APBN mencapai Rp.62 Triliun untuk Provinsi Papua dan  Rp.28,34 Triliun untuk Papua Barat. Hasil yang dicapai menunjukkan perkembangan yang positif.

Sehubungan dengan keberhasilan yang dicapai maka KSP yang bertugas menyelenggarakan pemberian dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program nasional, komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis berkeinginan untuk mendapatkan informasi langsung dari pimpinan daerah dan juga dari masyarakat penerima manfaat, mendiskusikan masalah-masalah yang masih dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, energy dan pangan, SDA   dan lingkungan hidup serta untuk mendapatkan masukan yang akan digunakan Pemerintah kedepan dalam pembangunan di Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya Deputi V KSP, membuka “Seminar Nasional” secara resmi, ditandai dengan pemukulan Tifa.

Adapun topik-topik yang dibahas dalam Seminar adalah :

  1. Perubahan yang Terjadi dan Manfaat Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup dalam 4 tahun Terakhir di Provinsi Papua dan Papua Barat”, oleh Dr. Theresya Ronny Handayani.
  2. Kebutuhan dan peran Universitas dalam Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat”, oleh Dr.  Petrus Bachtiar (Dosen Uncen)
  3. Penguatan Kultur Asli Papua dalam Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat”, oleh Benny Suweny (Ketua Panmus MRP)
  4. Bentuk Pendekatan Dialogis dalam Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup dalam 4 tahun Terakhir di Provinsi Papua dan Papua Barat”, oleh Manuel Kaisiepo
  5. Manfaat dan Perubahan yang dirasakan dari Pembangunan 4 tahun Terakhir dalam Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup  di Provinsi Papua dan Papua Barat”, oleh Abraham Kabey (penerima manfaat pembangunan)
  6. Pembangunan Infrastruktur, Energi dan Pangan serta Lingkungan Hidup dalam 4 tahun Terakhir di Provinsi Papua dan Papua Barat oleh Jimmy Pigome, Dt.,MT. (Bappeda Provinsi Papua Barat)

Loading