Yudisium Fakultas Teknik Uncen, 102 Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja

bnr-arrow-1-1.png

Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih menggelar kegiatan yudisium bagi para lulusan pada Rabu (22/4/2026), bertempat di Aula Fakultas Teknik. Sebanyak 102 peserta resmi diyudisium dalam suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan, menandai berakhirnya proses akademik sekaligus awal perjalanan baru di dunia profesional.

Dalam prosesi tersebut, perwakilan mahasiswa, Aloysius Alexander Tampubolon dari Jurusan Teknik Elektro, menyampaikan refleksi perjalanan selama menempuh pendidikan di Fakultas Teknik. Ia menggambarkan dinamika kehidupan mahasiswa teknik yang penuh tantangan, mulai dari masa awal sebagai mahasiswa baru hingga berhasil menyelesaikan studi.

“Dunia teknik bukanlah hal yang mudah, tetapi di sinilah kita belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja keras. Semua proses itu membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat hingga akhirnya kita sampai di titik ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih bukan hanya hasil usaha pribadi, melainkan juga dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar. Menutup sambutannya, Alusius mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.

“Yudisium ini bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga janji kami untuk terus berkarya, berkontribusi, dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih, Irja Tobawan Simbiak, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannyamemberikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan studi. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang yang tidak mudah.

“Hari ini kalian telah membuktikan bahwa kalian bisa. Kalian sudah sampai di garis finis, tetapi ini bukan akhir dari perjalanan. Justru perjalanan yang sesungguhnya masih panjang,” ungkapnya.

Dekan juga mengingatkan para lulusan untuk tidak melupakan peran orang-orang yang telah mendukung selama proses pendidikan, terutama orang tua. Selain itu, ia menyoroti tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, dengan jumlah lulusan perguruan tinggi yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Diperkirakan lebih dari satu juta lulusan S1 dan D3 setiap tahun, sementara penyerapan tenaga kerja di sektor ASN hanya sekitar 300 hingga 400 ribu. Artinya, kalian harus memiliki rencana alternatif, termasuk berwirausaha atau mencari peluang di sektor lain,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang semakin memengaruhi berbagai sektor pekerjaan.

“Dunia terus berubah, dan kalian harus mampu beradaptasi. Bukan dunia yang menyesuaikan kalian, tetapi kalian yang harus menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia,” tegasnya.

Berdasarkan data yudisium, lulusan berasal dari berbagai program studi, yakni Teknik Sipil S2 sebanyak 1 orang, Teknik Sipil S1 sebanyak 24 orang, Teknik Sipil D3 sebanyak 2 orang, Teknik Mesin S1 sebanyak 3 orang, Teknik Mesin D3 sebanyak 1 orang, Teknik Elektro S1 sebanyak 37 orang, Teknik Elektro D3 sebanyak 2 orang, Teknik Pertambangan S1 sebanyak 25 orang, serta Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) S1 sebanyak 7 orang. Dari total tersebut, terdapat 2 lulusan dengan predikat cumlaude dan mayoritas lainnya meraih predikat sangat memuaskan.

Kegiatan yudisium ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya, baik di dunia kerja maupun dalam melanjutkan pendidikan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman selama menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
*FT/Ed:Humas*

Loading

Tags: