Academia Politica Soroti Generasi Muda Menghadapi Krisis Hutan Dan Air Di Papua

bnr-arrow-1-1.png

JAYAPURA Jumat (5/6/2026) — Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi jalin kerja sama dengan Yayasan Partisipasi Muda melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Aula LPPM Uncen, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan dihadiri oleh para pimpinan Uncen di antara lain Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Perencanaan Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum, Dekan FISIP yang diwakili oleh Ketua Jurusan Sosiologi Dr. Ferry Sitorus serta para tendik Uncen. Sedangkan dari dari Yayasan Partisipasi Muda dihadiri oleh Neildeva Despendya Putri selaku Co-Founder dan Direktur Eksekutif YPM beserta Jajarannya. Turut hadir mahasiswa Uncen  serta siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas di Jayapura.

Kerjasama ini dalam rangka memperluas jaringan kolaborasi guna meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan mahasiswanya Uncen.

Program Kerjasama “Academia Politica Jayapura” sebagai program kerjasama antara Uncen dengan YPM dirancang sebagai wadah edukasi dan pengembangan kapasitas akademik yang berfokus pada penguatan pemahaman tata kelola publik, kebijakan, serta partisipasi aktif generasi muda dalam ruang lingkup pembangunan daerah.

Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk bersinergi dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan akademis, mulai dari lokakarya, riset bersama, hingga forum diskusi interaktif bagi mahasiswa.

Wakil Rektor IV Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum dalam sambutannya mengatakan bahwa Universitas Cenderawasih menyambut positif kolaborasi ini dan langkah ini dinilai sangat strategis untuk memperkaya cakrawala berpikir mahasiswa sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk terlibat langsung dalam isu-isu kebijakan publik yang relevan di Papua.

“Kami menyambut Yayasan Partisipasi Muda di Uncen, Saya yakin dengan ada nya kerjasama ini dapat menjadi sebuah forum dimana kita bisa belajar bersama dan ini adalah kesempatan yang harus kita manfaatkan dengan baik” ungkap Dr. Basir

Di sisi lain, Yayasan Partisipasi Muda berharap program ini mampu melahirkan agen perubahan baru dari kalangan akademisi kampus yang kritis, solutif, dan berintegritas, hal ini disampaikan Neildeva Despendya dalam sambutannya.

Setelah penandatanganan MoU acara dilanjutkan program pelatihan bagi generasi muda dengan tema “tidak ada hutan, tidak ada air” dengan narasumber:

  1. Gison Morib: Peneliti Muda dan Edukator Konservasi dari YAPPENDA (Yayasan Pemuda Penggerak Kedamaian dan Keadilan Papua).
  2. Estiko Tri Wiradyo, S.H., M.Si.: Kepala Bidang Kehutanan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua.
  3. Listhon Bonai: Perwakilan dari SWAP (Solidaritas Pemuda Peduli Lingkungan Hidup dan Hak Adat Papua) / Community Partner.
  4. Neildeva Despendya Putri: Direktur Eksekutif Yayasan Partisipasi Muda yang juga bertindak sebagai moderator/fasilitator utama dalam memandu jalannya kelas Komunikasi Iklim dan Simulasi Kebijakan

Resminya penandatanganan MoU ini, selanjutnya kedua lembaga akan segera menyusun petunjuk teknis pelaksanaan program agar “Academia Politica Jayapura” agar dapat segera diimplementasikan di lingkungan kampus Uncen.

(Percy/ Ed: HH/ Doc. Humas)

Loading