Uncen Gelar Halalbihalal, Perkuat Kebersamaan Dalam Keberagaman

bnr-arrow-1-1.png

JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar acara Halalbihalal Keluarga Besar guna mempererat tali silaturahmi antarpegawai dan sivitas akademika. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2026), bertempat di Lantai 3 Gedung LPPM, Kampus Uncen Waena.

Mengangkat tema “Mempererat Silaturahmi dan Menguatkan Kebersamaan dalam Keberagaman di Universitas Cenderawasih”, acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Uncen, para Wakil Rektor, dekan, serta segenap sivitas akademika di lingkungan universitas.

Ketua Panitia Halalbihalal Uncen, Prof. Dr. Drs. Akhmad Kadir, M.Hum., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum bersejarah karena menghidupkan kembali tradisi yang sempat terhenti selama belasan tahun.

“Sepengetahuan saya, tradisi ini pernah dilakukan sekitar 15 atau 20 tahun yang lalu, namun perlahan menghilang dari agenda kebersamaan kita. Hari ini, kita hidupkan kembali. Maka, halalbihalal kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ‘perjumpaan hati’ yang mengembalikan makna kebersamaan di antara kita,” ujar Prof. Akhmad.

Beliau juga menekankan bahwa tema keberagaman sangat relevan sebagai pijakan Uncen untuk melangkah ke depan. Menurutnya, silaturahmi harus dirawat dengan keikhlasan dan saling pengertian agar perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan kolektif.

Rektor Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., yang membuka acara secara resmi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa halalbihalal adalah ruang batin bagi seluruh keluarga besar Uncen.

“Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi bagian dari upaya kita menyatukan hati demi pembangunan di Tanah Papua. Kebersamaan adalah kunci. Saya berharap jika tahun ini kita berkumpul di Gedung LPPM, tahun depan kita bisa melaksanakan kegiatan serupa di auditorium dengan partisipasi yang lebih penuh lagi,” ungkap Prof. Oscar.

Rektor juga memberikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh hadirin. “Minal aidin wal faizin. Mari kita hargai nilai toleransi antarumat beragama agar kita bisa berkontribusi lebih baik bagi Uncen dan Tanah Papua. Semoga momen ini menjadi energi baru bagi kita untuk terus berkarya,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, K.H. Syaiful Islam Al Payage, S.H.I., M.H. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa keberagaman adalah sebuah keniscayaan atau sunnatullah.

“Tuhan menciptakan kita bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kita saling mengenal. Untuk menyatukan perbedaan tersebut, dibutuhkan komunikasi yang dalam ajaran Islam disebut sebagai silaturahmi,” jelas K.H. Al Payage.

Beliau memaparkan bahwa halalbihalal adalah wadah fisik dari konsep silaturahmi tersebut. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, segala perbedaan latar belakang di lingkungan akademis dapat melebur menjadi satu visi yang harmonis.

Selain penyerahan bingkisan lebaran untuk pensiunan muslim Uncen, kegiatan juga diisi persembahan lagu dari Gema Chandra Choir, Paduan Suara Dharma Wanita Uncen, tampilan dari mahasiswa dan ditutup dengan sesi ramah tamah dengan saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan antar pegawai di lingkungan Universitas Cenderawasih.

*Pity/ Artha/ Ed: HH/ Dokumentasi: Nav (Humas)*

 

Loading