Yudisium FKM Uncen, 189 Lulusan Didorong Berkontribusi bagi Kesehatan Papua

bnr-arrow-1-1.png

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih sukses menyelenggarakan Yudisium Program Magister dan Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 189 lulusan dikukuhkan dalam upacara yang berlangsung di GOR Universitas Cenderawasih, Jumat, 24 April 2026.

Jumlah lulusan tersebut terdiri dari 60 orang dari Program Magister (S2) dan 129 orang dari Program Sarjana (S1). Pada jenjang Magister, prestasi gemilang ditorehkan oleh peminatan Epidemiologi, di mana seluruh 19 lulusannya meraih predikat Cumlaude. Sementara itu, pada jenjang Sarjana, seluruh lulusan dari enam peminatan berhasil meraih predikat Sangat Memuaskan.

Perwakilan mahasiswa, Fransina Rumbiak, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan para lulusan. Ia menegaskan bahwa perjalanan selama menempuh studi di Fakultas Kesehatan Masyarakat merupakan proses yang tidak mudah, namun sangat berharga.

“Di kampus ini, kami tidak hanya belajar tentang teori dan konsep ilmu kesehatan masyarakat, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Fakultas Kesehatan Masyarakat telah menjadi “rumah kedua” bagi mahasiswa, dengan peran dosen sebagai pembimbing dan teladan, serta dukungan staf administrasi yang membantu kelancaran proses akademik.

Lebih lanjut, Fransina berharap agar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing, serta mampu mencetak lulusan yang profesional dan berintegritas dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan, khususnya di Tanah Papua.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. Novita Medyati, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa capaian para lulusan merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan proses panjang yang telah dilalui selama masa studi.

“Yudisium ini bukan sekadar seremonial akademik, melainkan tonggak penting dalam perjalanan intelektual dan profesional saudara-saudari sekalian,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pembelajaran terdapat hal-hal yang kurang berkenan, yang sejatinya merupakan bagian dari proses pembinaan.

Lebih lanjut, Dekan mengingatkan bahwa para lulusan memiliki tanggung jawab besar dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya di Papua yang masih menghadapi tantangan kompleks, baik penyakit menular maupun tidak menular.

“Saya berharap para lulusan tidak hanya mengandalkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta kemampuan beradaptasi. Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi, serta menjunjung tinggi kerendahan hati dalam setiap pencapaian, agar dapat menjadi berkat bagi masyarakat.

Yudisium ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan kesehatan di tingkat lokal, nasional, maupun global.

*NM/Ed:Flora Ohee*

Loading

Tags: