Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Cenderawasih memperkuat standar akademik melalui penyelenggaraan Workshop Penyesuaian Kurikulum Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk tahun implementasi 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (2–3 Maret 2026) di Suni Hotel and Convention Center, Abepura ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Uncen, Dr. Dirk Y.P. Runtuboy, S.Pd., M.Kes. Workshop ini diikuti oleh seluruh jajaran tenaga pendidik di lingkungan FKM Uncen guna menyelaraskan metode pembelajaran dengan tuntutan dunia kerja modern.
Workshop ini menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan penguatan kurikulum. Prof. Dr. Besral, S.KM., M.Sc., Guru Besar Biostatistika FKM Universitas Indonesia, hadir sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan konsep pengembangan kurikulum tahun 2025, termasuk profil dan capaian pembelajaran lulusan yang menjadi fondasi kurikulum baru.
Dari internal universitas, hadir Wakil Rektor III Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos., M.Si., yang membawakan materi “Diktisaintek Berdampak” sebagai evolusi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta penguatan KKN Tematik. Selain itu, Wakil Dekan I FMIPA Uncen, Yane Oktovina Ansanay, M.Sc., Ph.D., memberikan pendalaman teknis mengenai penyusunan RPS berbasis OBE yang menekankan pada kompetensi nyata mahasiswa.
Dekan FKM Uncen, Dr. Novita Medyati, S.KM., M.Kes menyampaikan bahwa workshop ini adalah langkah krusial untuk menyelaraskan kurikulum dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas.
“Selama dua hari ini kita bekerja cukup intens. Meski diwarnai perdebatan akademik, semuanya bermuara pada perbaikan kualitas. Bisnis utama kita adalah akademik,” ujar Dr. Novita saat menutup kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa kurikulum yang disusun merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) ke-XVI yang diselenggarakan pada November 2025 lalu. Kurikulum nasional tersebut diwajibkan untuk mulai diterapkan pada tahun 2026 melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) guna memastikan lulusan benar-benar kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Di akhir acara, Dekan memberikan waktu satu bulan bagi seluruh dosen untuk menyempurnakan dokumen RPS masing-masing mata kuliah sebelum diberlakukan pada tahun ajaran baru.
Melalui langkah strategis ini, FKM Uncen berkomitmen meningkatkan kualitas proses pembelajaran guna menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pembangunan kesehatan di masa depan. (humas)



![]()