TSE Group dan Uncen Jalin Kerjasama Perkuat Sinergi Industri dan Akademisi

bnr-arrow-1-1.png

Universitas Cendrawasih (Uncen) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Tunas Sawa Erma (PT TSE) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Acara ini berlangsung di Swiss-Belhotel Jayapura pada Rabu (30/9/2026).

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini mencakup kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademis dan industri di wilayah Papua.

Kegiatan dihadiri  oleh sejumlah pimpinan dari kedua belah pihak, di antaranya Direktur PT TSE, Wakil Rektor IV Uncen, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Uncen, serta Dekan FISIP dan jajarannya.

Direktur PT Tunas Sawa Erma Group Wicklief Ferdy Leunufna menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan momen bersejarah bagi perusahaan yang telah berkiprah selama kurang lebih 30 tahun di Papua.

“Kami memiliki pengalaman bertahum-tahun di lapangan, namun kami menyadari bahwa masyarakat dan pemangku kepentingan adalah hal yang utama. Oleh karena itu, kami memerlukan kajian ilmiah, pengetahuan, dan informasi yang dimiliki Universitas Cenderawasih agar langkah kami ke depan menjadi lebih baik,” ujar Direktur PT TSE.

Ia juga menambahkan bahwa pihak perusahaan sangat terbuka untuk mendukung civitas akademika Uncen. Bentuk dukungan tersebut antara lain melalui riset sosial, penelitian kehidupan masyarakat, hingga penyediaan program magang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan SDM potensial di bidang pertanian dan perkebunan berkelanjutan. Saat ini, PT TSE Group sendiri telah mempekerjakan sekitar 12.000 tenaga kerja yang sebagian besar berfokus di kawasan Boven Digoel dengan prioritas masyarakat lokal.

Sementara itu, pihak Universitas Cenderawasih melalui Wakil Rektor IV Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum menyambut baik kolaborasi strategis ini sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini dinilai sangat relevan untuk mempertemukan dunia akademik dengan dunia usaha dan industri.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan bersama, mulai dari riset kolaboratif, pemagangan mahasiswa, hingga program praktisi mengajar di mana pihak korporasi dapat memberikan kuliah umum atau studi kasus kepada mahasiswa kami,” ungkap Dr. Basir.

Kerja sama ini nantinya tidak hanya terbatas pada satu fakultas saja, melainkan dapat ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai fakultas di lingkungan Uncen. Saat ini, Universitas Cenderawasih didukung oleh 9 fakultas, 1 program pascasarjana, 58 guru besar, serta lebih dari 241 doktor yang siap mendukung suksesnya kemitraan ini demi kemajuan Tanah Papua.

Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pelaksanaan program-program kemasyarakatan yang berdampak positif di tanah Papua. (Perchy/PO/NM)

Loading