Jayapura — Tim Delta Theta dari Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Cenderawasih (Uncen), berhasil menembus babak final dan masuk dalam 16 tim terbaik nasional pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 kategori Technology Development. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini berlangsung pada 21–27 September 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan Institut Teknologi Kalimantan sebagai tuan rumah.
Tim Delta Theta terdiri atas Dzaki Zeidan Febrian selaku ketua tim, bersama dua anggota, yaitu Ronias Busub dan Lingga Mohamad Fajar, di bawah bimbingan Dr. Sony Wardoyo.
Perjalanan Tim Delta Theta menuju babak final diawali dengan seleksi awal pada 24 Juni 2026 yang diikuti oleh 26 perguruan tinggi di Indonesia. Tim Uncen berhasil lolos seleksi tersebut, kemudian melanjutkan perjuangan pada seleksi wilayah atau babak semifinal melalui presentasi secara daring hingga dinyatakan lolos ke babak final.

Dalam kategori Technology Development, tim mengusung riset berjudul “Pengembangan Wahana Udara Nirawak Tipe Ornithopter Berbasis Mekanisme Terbang Serangga Menggunakan Struktur Carbon Rod dan Sistem Propulsi Flapped Wing Efisiensi Tinggi.”
Penelitian ini berfokus pada pengembangan wahana udara nirawak atau drone robotik tipe ornithopter, yaitu wahana yang memanfaatkan gerakan mengepakkan sayap untuk menghasilkan gaya angkat dan dorong, terinspirasi dari mekanisme terbang serangga. Pengembangan tersebut memanfaatkan struktur carbon rod dan sistem propulsi flapped wing yang dirancang untuk mendukung efisiensi penerbangan.
Pada babak final, Tim Delta Theta mempresentasikan hasil riset sekaligus mendemonstrasikan prototipe drone robotik yang telah dikembangkan. Persaingan pada tahap ini mempertemukan 16 tim terbaik nasional dalam kategori Technology Development. Adapun gelar juara pada kategori tersebut diraih oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Keberhasilan Tim Delta Theta menembus jajaran 16 tim terbaik nasional menjadi pencapaian penting bagi Universitas Cenderawasih, khususnya dalam pengembangan riset, inovasi teknologi, dan kompetensi mahasiswa di bidang robotika serta wahana udara nirawak.
Partisipasi tim dalam babak final di IKN juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Universitas Cenderawasih mendukung kebutuhan tiket dan akomodasi, Bank Mandiri membantu logistik drone dan penyediaan jersey, sedangkan Keripik Jayapura memberikan dukungan konsumsi (food and beverage).

Dukungan teknis dan pengembangan drone diberikan oleh Herbert Innah, Ph.D., dosen Teknik Elektro Uncen. Sementara itu, Ivan Sulistyo, S.E., Manager Bisnis Bank BRI, turut membantu penyediaan komponen serta pembiayaan kebutuhan bahan dan peralatan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang persiapan dan keikutsertaan tim selama kompetisi berlangsung.

Melalui pencapaian ini, Universitas Cenderawasih diharapkan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, melakukan penelitian inovatif, serta berpartisipasi dalam kompetisi nasional sebagai wujud kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Kontributor: Sonny Wardoyo/ Editor: Andre Ales
![]()
