Prodi Pendidikan Kimia FKIP Sukses Gelar Lomba Skill and Smartness of Chemistry 2026

bnr-arrow-1-1.png

Jayapura – Dalam rangka memeriahkan perayaan Dies Natalis ke-64 Universitas Cenderawasih (Uncen), Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyelenggarakan kompetisi bergengsi bertajuk Skill and Smartness of Chemistry (SSC) 2026.

Kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan siswa di bidang sains ini berlangsung selama dua hari. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan pada 31 Oktober 2026 yang dipusatkan di Gedung Aula FKIP, dan ditutup dengan babak final sekaligus pengumuman pemenang pada 3 November 2026.

Ajang akademik ini disambut dengan antusiasme tinggi dari berbagai sekolah di wilayah Papua. Tercatat, sebanyak 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) sederajat yang tersebar dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, hingga Kabupaten Keerom turut berpartisipasi. Secara keseluruhan, lomba ini diikuti oleh 28 tim yang terdiri dari 84 siswa-siswi pilihan dari kelas 10 dan 11.

Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Uncen, Dr. Albani, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas kembalinya ajang bergengsi yang telah lama dinantikan ini.

“Kegiatan SSC ini sebenarnya bukan hal yang baru, namun sempat mengalami masa vakum kurang lebih selama 9 tahun. Terakhir kali kompetisi ini diadakan pada tahun 2017 dan terhenti akibat pandemi. Tahun 2026 ini, berkat dukungan penuh dari pimpinan universitas, fakultas, dan seluruh pihak di program studi, SSC akhirnya bisa diselenggarakan kembali,” ungkap Dr. Albani.

Lebih lanjut, Dr. Albani menjelaskan bahwa SSC 2026 mengusung misi ganda. Selain sebagai sarana untuk mengasah kemampuan akademik siswa, kegiatan ini juga menjadi wadah sosialisasi program studi dan ajang mempererat tali silaturahmi dengan para alumni.

“Sebagian besar guru-guru di Provinsi Papua, khususnya dari Jayapura hingga Sarmi dan Biak, merupakan alumni kami. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mendekatkan diri dengan sekolah pengguna dan para alumni, sejalan dengan rencana pembentukan Ikatan Alumni FKIP oleh Wakil Dekan III dalam waktu dekat,” tambahnya.

Untuk memastikan kualitas peserta yang komprehensif, SSC 2026 dirancang dalam dua babak utama. Pada Tahap 1, seluruh peserta diuji kemampuan kognitifnya melalui 50 soal pilihan ganda yang mencakup materi kimia kelas 10 dan 11. Ujian ini dilakukan menggunakan sistem aplikasi di mana setiap peserta mengerjakan secara individu melalui laptop masing-masing. Skor akhir setiap tim dihitung dari rata-rata nilai ketiga anggota regunya.

Dari 28 tim yang bersaing, empat tim dengan nilai tertinggi berhak melaju ke babak Final. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, babak final kali ini menghadirkan tantangan keterampilan di laboratorium (Lab Skills).

“Di babak final, kami tidak hanya menguji pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan dan sikap siswa. Kami menilai bagaimana mereka bekerja sama dalam tim, memahami Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di laboratorium, hingga penanganan bahan kimia dan limbahnya yang baik dan benar,” jelas Dr. Albani.

Kegiatan lomba ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Uncen, Dr. Petrus Irianto, S.H., M.Pd., M.H., yang mewakili Dekan FKIP. Dalam arahannya, beliau memberikan pesan yang sangat inspiratif kepada seluruh peserta.

“Belajar kimia itu bukan sekadar belajar tentang zat dan reaksi. Melainkan belajar memahami kehidupan melalui bukti-bukti ilmiah, mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan menggunakan ilmu pengetahuan tersebut untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik,” pesan Dr. Petrus Irianto.

Usai menyampaikan sambutan, momen puncak pembukaan secara resmi ditandai dengan prosesi pemukulan tifa oleh Wakil Dekan III. Dalam prosesi yang sarat akan nilai budaya Papua tersebut, beliau turut didampingi oleh para guru pendamping dari masing-masing sekolah, jajaran dosen Pendidikan Kimia, serta panitia penyelenggara. Tabuhan tifa yang menggema di Gedung Aula FKIP ini menambah semarak suasana sekaligus menjadi simbol dimulainya kompetisi.

Setelah melewati tahapan seleksi yang ketat dan persaingan sengit di babak final keterampilan laboratorium, SMA Negeri 4 Jayapura akhirnya keluar sebagai Juara Umum. Atas prestasi gemilang tersebut, delegasi dari SMA Negeri 4 Jayapura berhak membawa pulang kebanggaan tertinggi, yakni Piala Bergilir Skill and Smartness of Chemistry (SSC) Program Studi Pendidikan Kimia Uncen Tingkat SMA/MA.

Kompetisi Skill and Smartness of Chemistry 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan dan mencari pemenang, tetapi juga sebagai momen perayaan ilmu pengetahuan. Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini mampu meningkatkan animo generasi muda di tanah Papua untuk terus berprestasi dan mendalami ilmu sains di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Cenderawasih di masa mendatang. (Humas Uncen)

 

Loading

Tags: