JAYAPURA – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali mencetak lulusan-lulusan berprestasi. Bertempat di Aula FIK Kampus Waena, acara Yudisium Periode IV sukses digelar untuk melepas secara resmi 22 lulusan baru bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Momen bersejarah bagi para lulusan ini dipimpin langsung oleh Dekan FIK Uncen, Prof. Dr. Tri Setyo Guntoro, M.Kes. Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Ketua Senat Akademik Prof. Dr. Saharuddin Ita, M.Kes., Wakil Dekan III Dr. Daniel Womsiwor, S.Pd., M.Fis., Ketua Jurusan Ilmu Keolahragaan Ermelinda Yersin P. Larung, M.Or., serta Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Dr. Toni Kogoya, S.Pd., M.Pd. Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh segenap dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa.
Pada periode ini, FIK Uncen secara resmi meluluskan 20 mahasiswa yang terdiri dari 13 orang dari Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) dengan gelar Sarjana Olahraga (S.Or.) dan 7 orang dari Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dengan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Menariknya, terdapat empat mahasiswa dari angkatan 2022 yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dalam kurun empat tahun, sebuah pencapaian yang diapresiasi langsung oleh pimpinan fakultas sebagai nilai tambah bagi akreditasi institusi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Tri Setyo Guntoro, M.Kes. memberikan pesan mendalam agar para lulusan selalu menjaga nama baik almamater di dunia kerja. Mengaitkan momentum yudisium dengan Hari Sumpah Pemuda, beliau mengibaratkan kelulusan ini sebagai gerbang awal untuk memberikan kontribusi nyata.
“Jika Sumpah Pemuda 1928 adalah titik kulminasi menuju kemerdekaan 1945, maka kelulusan ini adalah langkah awal kalian. Cara mengisi ‘kemerdekaan’ tersebut saat ini adalah dengan kembali ke daerah atau kampung halaman masing-masing untuk membangun dan memajukan daerahnya,” tegas Prof. Tri Setyo Guntoro.
Lebih lanjut, Dekan FIK menyoroti dinamika prestasi olahraga Papua, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia berharap lulusan FIK Uncen dapat mengambil peran strategis, baik sebagai pelatih fisik, instruktur di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun perusahaan besar, guna mendongkrak kembali kejayaan olahraga Papua pada PON XXII di NTT-NTB mendatang. Menurutnya, lulusan IKOR dan PKO selama ini telah diakui dan diterima dengan sangat baik oleh berbagai satuan pendidikan dan instansi di Papua.
Terkait kualitas pendidikan, Prof. Tri mengingatkan pentingnya partisipasi alumni dalam tracer study guna mempertahankan dan meningkatkan status akreditasi fakultas. Saat ini, Program Studi IKOR telah menyandang akreditasi Unggul, dan Program Studi PKO ditargetkan akan menyusul capaian serupa pada evaluasi mendatang melalui peningkatan kualitas proses perkuliahan.
Di penghujung arahannya, beliau juga menegaskan komitmen FIK Uncen terhadap integritas dan transparansi biaya pendidikan. Ia mengingatkan kebanggaan fakultas di mana seluruh proses akhir mahasiswa—mulai dari seminar proposal, seminar hasil, ujian skripsi, hingga yudisium—tidak dipungut biaya tambahan sepeser pun karena telah terintegrasi penuh dalam Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Acara ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Yudisium secara simbolis, apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, dan pekik semangat “Salam Olahraga! Jaya! Jaya! Jaya!” yang menggema di seluruh penjuru aula, menandai kesiapan para pemuda-pemudi FIK Uncen untuk terjun membangun masyarakat. (piti)
![]()
