Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Cenderawasih (Uncen) sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Konsultasi Publik dalam rangka penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) periode 2025-2029. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat S2 FKM Uncen, Abepura, pada Kamis (18/6/2026) ini menjadi langkah strategis fakultas dalam mematangkan arah pembangunan lima tahun ke depan.
FGD ini bertujuan untuk menyosialisasikan draf VMTS sekaligus menjaring masukan konstruktif dari pemangku kepentingan (stakeholders) internal maupun eksternal. Keterlibatan aktif dari berbagai unsur diharapkan mampu memperkuat keterkaitan (alignment) antara visi universitas, visi fakultas, hingga arah pengembangan program studi di rumpun Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FKM Uncen, Katarina L. Tuturop, S.K.M., M.Kes (Epid). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pimpinan fakultas, dosen, perwakilan pemangku kepentingan, serta mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Beliau menegaskan bahwa penyusunan draf ini membutuhkan kolaborasi dan kontribusi pemikiran bersama dari seluruh elemen demi keberlanjutan program kerja fakultas.
“Diharapkan kami di Fakultas Kesehatan Masyarakat bisa mendapatkan masukan-masukan terkait dengan visi-misi yang sudah kami susun. Dengan masukan dari bapak-ibu stakeholders, dosen, perwakilan mahasiswa, dan BEM, diharapkan ini menjadi suatu visi-misi kita bersama ke depannya di mana kita akan berjalan kurang lebih 4 tahun untuk bisa mengaplikasikannya dalam program-program kegiatan,” ujar Wakil Dekan 1
Memasuki agenda utama, Guru Besar FKM Uncen, Prof. Dr. Hasmi, S.K.M., M.Kes., selaku narasumber memaparkan secara komprehensif latar belakang terbentuknya rancangan VMTS tersebut. Dalam paparannya, beliau menguraikan secara detail rancangan visi utama FKM Uncen, yaitu menjadi Fakultas Kesehatan Masyarakat yang unggul, mandiri, berwawasan lingkungan, dan berbasis kebudayaan dalam pengembangan IPTEK yang mampu bersaing di tingkat nasional pada tahun 2029.
Paparan draf tersebut langsung memantik diskusi dinamis dari para peserta yang hadir, baik secara luring maupun daring. Secara garis besar, forum konsultasi publik tersebut berhasil merangkum sejumlah poin kritis dan masukan substantif yang saling berkaitan demi masa depan fakultas. Forum secara tajam menekankan pentingnya penguatan identitas inti public health dengan memunculkan nilai-nilai dasar kesehatan masyarakat secara lebih tegas pada rumusan visi, seperti aspek komunitas dan kemitraan ekologis. Langkah ini dinilai sangat krusial agar arah pengembangan FKM Uncen ke depan memiliki pembeda (penciri) yang jelas serta tidak bias dengan rumpun ilmu humaniora, sosial, ataupun teknik. Sejalan dengan hal itu, draf akademis ke depan juga diarahkan agar tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) semata, melainkan harus secara EBIT menyelaraskan luaran akademik dengan kebijakan pemerintah guna menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang kompetitif serta adaptif dalam mendukung kebijakan prioritas kesehatan nasional pasca-pandemi.
Di sisi lain, forum menyepakati bahwa predikat “unggul dan mandiri” harus terealisasi secara nyata lewat komitmen kuat dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Hal ini mencakup optimalisasi fasilitas vital kampus, terutama laboratorium komputer dan laboratorium kesehatan masyarakat yang memadai untuk menunjang aktivitas akademik mahasiswa sarjana (S1) maupun pascasarjana (S2). Pertemuan ini juga mengulas kembali sejarah transisi FKM Uncen yang mulai mandiri sejak tahun 2005 setelah sebelumnya berstatus sebagai program studi di bawah Fakultas MIPA sejak tahun 2001. Informasi historis yang muncul dari jalannya diskusi ini menjadi penegas komitmen fakultas dalam melakukan ekspansi program studi. Saat ini, pihak fakultas sedang melakukan koordinasi intensif dengan LLDIKTI terkait rencana pembukaan Program Doktoral (S3) Kesehatan Masyarakat.
Menutup jalannya diskusi, tim perumus VMTS FKM Uncen menyatakan bahwa seluruh rangkuman aspirasi dan rekomendasi konkrit dari para stakeholders, alumni, dosen, hingga perwakilan BEM Uncen telah didokumentasikan dengan baik. Poin-poin tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan akhir sebelum draf final VMTS FKM Uncen 2025-2029 diserahkan kepada Senat Fakultas untuk mendapatkan pengesahan resmi. *Humas*
![]()
