Yudisium Periode IV FEB Uncen 2026 Luluskan 161 Mahasiswa, Dekan Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata untuk Papua

bnr-arrow-1-1.png

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Cenderawasih kembali menggelar acara Yudisium Lulusan Periode IV Tahun 2026 pada Jumat (23/10/2026). Bertempat di Aula Gedung Dekanat FEB Uncen, Kampus Waena, prosesi ini mengukuhkan 161 lulusan dari berbagai jenjang akademik, mulai dari Strata 1 (S1) hingga Strata 3 (S3).

Berdasarkan data rekapitulasi akademik, 161 lulusan tersebut terdiri dari Jurusan Manajemen sebanyak 72 lulusan (S1 Reguler 55, S1 Non Reguler 5, S2 Magister 8, S3 Doktor 4), Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan sebanyak 26 lulusan (S1 Reguler 23, S1 Non Reguler 3), dan Jurusan Akuntansi sebanyak 63 lulusan (S1 Reguler 53, S1 Non Reguler 7, S2 Magister 3).

Dekan FEB Uncen, Dr. Otniel Safkaur, SE., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih hari ini tidak akan bermakna tanpa ditopang oleh integritas dan moralitas yang tinggi. Ia mengingatkan para lulusan bahwa ilmu yang didapat harus memberikan dampak nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Belajar tidak berhenti pada hari ini. Jika kita lulus sebagai sarjana, magister, atau doktor tetapi tidak berintegritas dan tidak bermoral, maka ilmu tersebut tidak ada manfaatnya. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater FEB Uncen,” tegas Dr. Otniel.

Lebih lanjut, Dekan menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi Tanah Papua, termasuk masalah kemiskinan dan kerusakan alam. Ia mencatat bahwa sejak FEB Uncen berdiri pada 4 November 1993, fakultas ini telah menghasilkan 14.656 alumni.

“Alumni kita sudah sangat banyak, namun mengapa Papua masih sering disebut miskin? Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak para alumni untuk tidak sekadar mencari pekerjaan di kantor, tetapi turun membantu masyarakat di kampung-kampung membangun badan usaha. Alam kita kaya, kelola dengan baik, bukan dirusak hingga terjadi kebakaran hutan yang merugikan,” pesannya.

Secara khusus, Dr. Otniel juga mengingatkan para lulusan Akuntansi untuk memegang teguh etika profesi dengan menyajikan laporan keuangan yang jujur dan sesuai fakta lapangan, bukan memanipulasi data yang pada akhirnya merugikan pembangunan daerah.

Mewakili para lulusan, Sugeng Budiono yang dikukuhkan sebagai Doktor Ilmu Manajemen, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pimpinan fakultas, dosen, dan staf kependidikan. Menurutnya, yudisium ini bukan sekadar selebrasi, melainkan titik tolak pengabdian yang baru.

“Karakter, integritas, dan pengabdianlah yang akan menunjukkan nilai sesungguhnya dari pendidikan kita. Semoga kita tidak menjadi orang yang tinggi hati karena ilmu, tetapi menjadi pribadi yang rendah hati karena menyadari masih banyak hal yang perlu dipelajari,” ujar Sugeng.

Ia juga mengajak rekan-rekan lulusan untuk melihat potensi besar sumber daya alam dan manusia di Papua sebagai peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru, bukan sekadar menjadi pencari kerja. Sugeng menutup pesannya dengan ucapan terima kasih mendalam kepada orang tua dan keluarga yang terus mendukung perjalanan akademik seluruh mahasiswa.

Menaruh harapan besar kepada para lulusan, Dr. Otniel mendorong mereka agar kelak menjadi pelopor kemajuan di tengah masyarakat. “Saya percaya kalian semua ini akan menjadi pemimpin yang hebat. Tetapi ingat, kalian harus bekerja dengan baik dan menjadi teladan. Kami berharap seluruh alumni FEB yang kini berjumlah 14 ribu lebih, dapat menjadi yang terdepan untuk membangun Tanah Papua,” pungkas Dekan FEB Uncen. **Humas

Loading

Tags: