JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) melalui Bagian Kemahasiswaan pada Biro Akademik dan Kemahasiswaan mulai melaksanakan tahapan seleksi wawancara bagi calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026 pada Senin (7/9). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam menentukan kelayakan mahasiswa yang berhak menerima bantuan pendidikan dari pemerintah.
Kepala Subbagian Kesejahteraan Mahasiswa Uncen, Donny Stewart Wamain Kbarek, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa proses seleksi wawancara ini akan berlangsung selama lima hari kerja, terhitung mulai tanggal 7 hingga 11 September 2026. Pelayanan wawancara dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIT.

Terkait pelaksanaan teknis, Donny menuturkan bahwa lokasi wawancara dibagi ke dalam beberapa titik untuk mengakomodasi seluruh peserta dari tingkat universitas hingga fakultas.
“Pelaksanaan wawancara terbagi di beberapa tempat. Khusus untuk wawancara yang ditangani langsung oleh Bagian Kemahasiswaan Rektorat, lokasinya dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Uncen, mengingat kantor kemahasiswaan saat ini sedang dalam proses renovasi,” jelas Donny.
Selain di GOR, seleksi wawancara juga dilaksanakan secara serentak di masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Cenderawasih. Di tingkat fakultas, proses wawancara dilakukan langsung oleh para Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) masing-masing fakultas.

Mengenai besaran kuota penerima KIP-Kuliah Uncen tahun 2026, Donny mengungkapkan bahwa pihak universitas saat ini masih menunggu rilis resmi dari pemerintah pusat, khususnya untuk peserta dari jalur Seleksi Mandiri yang saat ini sedang mengikuti tahapan wawancara.
“Untuk kuota jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), saat ini sudah terdapat 260 mahasiswa yang berstatus eligible (memenuhi syarat). Namun, untuk jalur mandiri yang sedang kita wawancarai saat ini, kita masih menunggu informasi dan pengumuman resmi terkait besaran kuota yang diberikan kepada Uncen untuk tahun ini,” paparnya.
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Universitas Cenderawasih menerima alokasi kuota penerima KIP-Kuliah sekitar 500 hingga 600 mahasiswa. Pihak universitas berharap kuota yang diberikan pada tahun ini dapat maksimal, sehingga mampu mengakomodasi lebih banyak mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial untuk menyelesaikan studinya di Universitas Cenderawasih.
Seleksi wawancara ini diharapkan dapat berjalan lancar dan transparan, guna memastikan program beasiswa KIP-Kuliah benar-benar tepat sasaran bagi mahasiswa yang berhak menerimanya. ( Humas Uncen)
![]()
