Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Cenderawasih (FMIPA Uncen) menggelar rapat terbuka dalam rangka Yudisium Sarjana (S1) dan Magister (S2) Periode III Tahun 2026. Acara yang berlangsung penuh kehangatan pada Kamis, 23 Juli 2026 ini meluluskan sebanyak 128 mahasiswa dari 11 program studi di lingkungan FMIPA.
Dekan FMIPA Uncen, Dr.rer.nat. Henderite L. Ohee, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur yang mendalam. Ia menyebut momen kelulusan kali ini sebagai torehan sejarah baru bagi jumlah kelulusan terbanyak di fakultas dalam tahun berjalan.
“Hari ini kita meluluskan 128 mahasiswa. Ini adalah sejarah bagi kita semua. Sepanjang ingatan saya, baru dalam setahun ini kita meluluskan begitu banyak mahasiswa,” ujar Dekan dengan penuh bangga disambut tepuk tangan dari para hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan memberikan apresiasi khusus bagi para lulusan yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dalam waktu 4 tahun, khususnya angkatan 2022. Namun, ia juga menegaskan bahwa bagi mereka yang lulus di tahun ke-5, ke-6, atau ke-7, semuanya memiliki waktu dan perjuangannya masing-masing yang patut dihargai.
“Perjuangan kita justru baru dimulai saat keluar dari kampus ke masyarakat untuk bekerja. Tetapi kalian keluar tidak dengan tangan kosong; kalian membawa ilmu yang bagus, dibimbing oleh sistem yang baik di dalam kampus untuk menjadi lulusan yang bertanggung jawab. Jaga nama baik almamater FMIPA Uncen di mana pun kalian berada,” pesan Dr. Henderite.
Kebanggaan fakultas semakin bertambah dengan pencapaian luar biasa dari para lulusan. Dari total 128 peserta yudisium, sebanyak 37 mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude (Dengan Pujian). Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang gemilang tersebut, acara diwarnai dengan prosesi penyerahan piagam penghargaan secara langsung oleh pimpinan fakultas kepada para lulusan berprestasi.
Pihak fakultas juga mengingatkan pentingnya program tracer study dan meminta para alumni untuk tidak mengganti nomor kontak agar jalinan komunikasi serta pemantauan karier lulusan pada tahun-tahun ke depan dapat berjalan dengan baik. Dekan pun turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua, para dosen, kepala laboratorium, serta jajaran tenaga kependidikan yang telah bekerja keras menyukseskan proses akademik mahasiswa.
Pada momen yudisium ini, FMIPA Uncen turut memperkenalkan kekuatan baru di jajaran pengajar, yakni Dr. Felix Reba, dosen Program Studi Matematika yang baru saja menyelesaikan studi doktornya dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Kehadiran lulusan doktor baru ini diharapkan semakin memperkuat kualitas akademik FMIPA Uncen.
Sementara itu, perwakilan peserta yudisium, Eka Sari Gasela dari Program Studi Magister Biologi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika FMIPA Uncen atas bimbingan dan fasilitas yang diberikan selama masa studi.
“Gelar yang kami sandang hari ini bukanlah sesuatu yang didapat dengan mudah. Di balik momen bahagia ini, ada perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, pengorbanan, dan doa dari banyak pihak. Kami berharap FMIPA Uncen terus berkembang menjadi fakultas yang unggul, inovatif, dan adaptif, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten bagi pembangunan, khususnya di Tanah Papua,” ungkap Eka.
Adapun rincian 128 lulusan FMIPA Uncen pada Periode III Tahun 2026 ini terdiri dari 3 mahasiswa dari Program Studi Magister Biologi (S2), 13 mahasiswa dari Biologi (S1), 6 mahasiswa dari Matematika (S1), 5 mahasiswa dari Statistika (S1), 5 mahasiswa dari Kimia (S1), 3 mahasiswa dari Fisika (S1), 10 mahasiswa dari Geofisika (S1), 47 mahasiswa dari Farmasi (S1), 2 mahasiswa dari Ilmu Kelautan (S1), 6 mahasiswa dari Ilmu Perikanan (S1), serta 28 mahasiswa dari Sistem Informasi (S1).
Melalui momentum yudisium ini, terselip harapan besar bagi para lulusan yang bersiap melangkah ke dunia kerja dan pengabdian masyarakat. Para sarjana dan magister baru ini diharapkan tidak hanya terus berinovasi dan menjaga nama baik almamater, tetapi juga mampu mengaplikasikan keilmuannya untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di Tanah Papua. (Humas Uncen)
![]()
