Jayapura – UPA Perpustakaan Universitas Cenderawasih (Uncen) telah melaksanakan visitasi dan asesmen lapangan akreditasi oleh Tim Asesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada 21–23 September 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis kampus untuk mengevaluasi, membenahi, dan memastikan mutu layanan perpustakaan memenuhi standar nasional.

Kegiatan yang dibuka di Hotel Grand Abe, Jayapura (21/9) ini diresmikan langsung oleh Wakil Rektor I Uncen, Dr. Dirk Y.P. Runtuboi. Ia menegaskan bahwa akreditasi sangat krusial karena perpustakaan merupakan jantung pendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di lingkungan kampus.
Hal senada disampaikan oleh Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Dra. Made Ayu Wirayati secara daring. Menurutnya, asesmen lapangan bukan sekadar mencari pengakuan administratif, melainkan momentum bagi perpustakaan untuk mengevaluasi layanan dan memperkuat komitmen peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Kepala UPA Perpustakaan Uncen, Dr. Thereseta Evilianingsih, menjelaskan bahwa proses akreditasi ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh. Selama tiga hari, tim asesor memverifikasi kesesuaian dokumen borang dengan kondisi nyata di lapangan. Evaluasi mencakup kelengkapan koleksi, kualifikasi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga inovasi tata kelola.
Perhatian khusus juga diberikan pada transformasi digital perpustakaan. Tim asesor meninjau langsung operasional katalog daring (OPAC), repositori institusi, koleksi e-book, serta layanan referensi digital yang dirancang untuk memudahkan akses literatur bagi mahasiswa dan dosen.
Berbekal rekomendasi dari tim asesor dan dukungan penuh dari pimpinan rektorat hingga seluruh sivitas akademika, UPA Perpustakaan Uncen berkomitmen untuk terus berbenah. Hasil asesmen ini akan menjadi pijakan untuk mewujudkan perpustakaan kampus yang modern, adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan transformasi digital era kini. (Humas Uncen)
![]()
