Warta Uncen

Universitas Cenderawasih Jadi Tuan Rumah Monev Belmawa Dikti

Universitas Cenderawasih, melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), menjadi tuan rumah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung Kampus Merdeka Mandiri Tahun 2023 (AKPT MBKM). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Jurusan Biologi, FMIPA, Kamis (16/11/2023). Kegiatan Monev dilaksanakan oleh tim monev dari Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) DIKTI. Pada kesempatan ini, Dekan FMIPA UNCEN membuka kegiatan dan menerangkan bahwa, terdapat enam (6) Program Studi dan empat (4) Perguruan Tinggi penerima dana bantuan yang mengikuti kegiatan monev. Dua program studi dari Universitas Cenderawasih terdiri dari PS Biologi dan PS Statistika. Sedangkan empat program studi lain adalah PS Kehutanan Universitas Darussalam Ambon, PS Agroteknologi dan Sastra Inggris Universitas Khairun Ternate, serta PS Hukum Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Beberapa instansi yang menjadi mitra PS dalam melaksanakan program MBKM Mandiri juga diundang dalam kegiatan ini, yakni perwakilan dari Yamagata Papua Friendship Association, Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, PT Gelora Mandiri Membangun, Balai Standardisasi Instrumen Pertanian Maluku Utara, Radio Republik Indonesia Ternate, dan mitra-mitra lainnya.

Seluruh program studi penerima hibah AKPT MBKM wajib memiliki luaran berupa Dokumen Kurikulum, Panduan Operasional Baku (POB) MBKM, dokumen kerjasama dan dokumen pelaksanaan pembelajaran MBKM. Semua dokumen tersebut diharapkan mendukung berjalannya program MBKM Mandiri di institusi masing-masing. Dalam kesempatan ini juga, Dekan FMIPA UNCEN menerangkan bahwa PS di lingkungan FMIPA UNCEN telah aktif melaksanakan MBKM, baik flagship maupun mandiri, dan juga turut melakukan adaptasi pada kurikulum sebagai bagian dari strategi implementasi kurikulum.

Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T selaku ketua tim monev yang merupakan Wakill Rektor I Universitas Pasundan menyampaikan bahwa inti dari program pendanaan ini ialah institusi dapat menghasilkan dokumen-dokumen yang dapat menjadi payung hukum pelaksanaan MBKM khususnya bagi pelaksanaan MBKM Mandiri. Menurut beliau, di era kemajuan teknologi ini, sistem informasi MBKM yang terintegrasi dengan PDDIKTI merupakan teknologi yang dapat membantu atau memudahkan proses pelaksanaan MBKM sehingga setiap institusi perlu untuk berinvestasi pada teknologi. Beliau juga menambahkan bahwa masing-masing perguruan tinggi perlu memiliki strategi pelaksanaan MBKM sehingga proses pelaksanaan MBKM dapat optimal.

Loading

Tags