Warta Uncen

Roadshow Telkomsel Di Uncen : Papua Digital Bootcamp

Kamis, 24 Agustus 2023. PT. Telekomunikasi Seluler Indonesia Cabang Jayapura dalam rangkaian Program CSR Telkomsel Regional Papua & Maluku melaksanakan Roadshow di Universitas Cederawasih dengan tema “Papua Digital Bootcamp”. Kegitan ini merupakan program pelatihan untuk mahasiswa se-Papua dan Maluku.

Pelatihan yang dimaksud adalah untuk mepersiapkan dan  mengembangkan skill digital sertamembuka semua peluang untuk talenta muda di Papua dan Maluku siap berasing di dunia digital dan industri 5.0. Hal ini selaras dengan Instruksi Presiden No.9 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Branch Manager Telkomsel Jayapura, Raden Hariyanto Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan CSR ini adalah pertama kali dilakukan oleh Telkomsel Regional Papua & Maluku. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mahasiswa dengan mengembangkan skil digital dalam menghadapai persaingan pada dunia digital dan Industri 5.0.

Hariyanto juga mengatakan bahwa dalam memasuki dunia kerja saat ini, IPK yang tinggi tidak menjamin lulusan mampu bersaing di dunia kerja. Soft Skill dan kemampuan public speaking masih mempunyai peran dalam penerimaan tenaga kerja. Hari menambahkan bahwa Billy Mambrasar (Staf Khusus Presiden) dan Christian Sugiono (Public Figur) akan menjadi pembicara di salah satu program yang akan berlangsung pada bulan September. Keduanya akan berbicara tentang “Membangun Masa Depan di Era Digital”

Telkomsel juga mensuport program Merdeka Belajar perguruan tinggi, saat ini ada satu mahasiswa Uncen yang diterima dari seleksi puluhan peserta untuk magang di Telkomsel. Kegiatan roadshow ini juga akan mengarah pada salah satu rangkaian program CSR yaitu Magang di Telkomsel.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ones Sahuleka, S.H., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Indonesia Next yang diselenggarakan oleh Telkomsel telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa Uncen untuk ikut berkompetisi mengangkat nama Universitas Cenderawasih. Lusyana Wibisono yang sudah merupakan alumni adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Angkatan 2018 masuk dalam 10 besar juara nasional pada kompetisi Indonesia Next tahun 2021

Selanjutnya Dr. Ones menyampaikan bahwa terobosan Mendikbudristek tentang kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di dalamnya ada magang yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Data dari LPPM yang baru dilihatnya menunjukkan bahwa Uncen baru saja melaksanakan salah satu kegiatan Kampus Merdeka yaitu Wirausaha Merdeka. Oleh kementerian, Uncen dipercayakan sebagai pelaksana kegiatan tersebut dan diikuti oleh semua perguruan tinggi yang ada di Tanah Papua, Sumatera Utara, Makassar dan Malang. Itu berarti Uncen tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia dalam melaksanakan satu kegitan level nasional.

Berhubungan dengan MBKM dan hari ini PT. Telkomsel dengan programmnya hadir di kampus Uncen, maka Dr. Ones berharap agar mahasiswa Uncen tidak menyia-nyiakan pelatihan yang akan diberikan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi pioner dalam pembangunan, jadi manfaatkan peluang untuk mengikuti kegiatan ini dan mendaftar agar mendapat kesempatan untuk magang di Telkomsel. Magang mampersiapkan mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja.

Arif Rahman Hakim (Manager DLS & Direct Sales Operation Papua-Maluku) melalui materi pembuka, mejelaskan tentang tujuan roadshow ini untuk meningkatkan skill dari mahasiswa. Dunia kerja saat ini membutuhkan skill dari para pencari kerja, baik itu hard skill maupun soft sikll. Pelatihan ini akan memberikan dampak yang sangat positif bagi semua peserta, skill dalam berkomunikasi akan diberikan dalam pelatihan ini. Semua orang yang sukses mempunyai skill komunikasi yang baik, ungkapnya.

Pelatihan yang akan dilaksanakan bersifat gratis, pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2023. Program hari ini adalah roadshow dan coaching clinic, selanjutnya webinar & trainig online pada bulan September, Magang di bulan November dan yang terakhir adalah Awarding dan Beasiswa pada Januari 2024.

Kegiatan coaching clinic melalui materi dari Lusyana Wibisono yang tampil untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa tentang bagaimana mewujudkan cita-cita atau menggapai masa depan yang diinginkan. Dengan pengalaman mengikuti program Telkomsel, Indonesia Next pada tahun 2021 dan berhasil masuk 10 besar terbaik tingkat nasional, Lusy memberikan penegasan di awal materinya “NOW or NEVER”.

Lusy bercerita tentang bagaimana dirinya bisa menjadi bagian dari para juara dalam lomba itu, Lusy harus mencoba (melakukan NOW pada tahun itu), NEVER dibuangnya sehingga perasaan “I can’t do it” diubah menjadi “I want to do it” lalu ditantang dengan pemikiran “how I do it ?” namun dia terus maju dengan “I can do it” yang pada akhirnya dia sampai di puncak tangga dan berkata “I did it”. Berkompetisi dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain tidak menyulut semangatnya, public speaking dikembangkan dan terus diasah dengan belajar dan belajar.

Pelatihan Public Speaking selanjutnya diberikan oleh Piter Ginuny, M.CommDev, CPS. yang mempelajari ilmu komunikasi ke negeri Australia dan terus mengembangkan potensi soft skillnya dengan basic ilmu yang dimiliki sehingga diakui dengan sertifikat sebagai seorang public speaker. Pria yang akrab disapa dengan Pice membimbing peserta untuk dapat memberanikan diri dalam berbicara, memberikan pendapat dengan memahami masalah atau sebuah tema kegiatan yang lagi dibahas.

Pice yang memulai karir di masa mudanya dengan menjadi presenter di beberapa stasiun tv di Kota Jayapura menjelaskan bahwa rasa gugup itu pasti ada sehigga dengan pengalamannya dibagi kepada para peserta bagaimana untuk mengatasi rasa gugup itu. Kemudian dengan basic ilmu komunikasi dan karir yang fokus pada public speaking, Pice menjelaskan tentang Teknik Public Speaking yang harus dipelajari dan dikuasai.

Dalam coaching clinic ini, Pice mengingatkan peserta agar dalam sebuah diskusi kita harus mampu   mendengar, kritis dalam berpikir lalu berani berbicara untuk menyampaikan pendapat. Dalam berpendapat bahkan dalam memberikan pertanyaan pun memerlukan keberanian, oleh karena itu buang rasa takut karena rasa takut akan menghambat kita untuk maju. Hal lain dari sebuah kegiatan public speaking adalah Presentasi. Bagian ini memerlukan keberanian ekstra, banyak persiapan termasuk penyusunan materi yang baik dan memahami audience.

Menjadi seorang Public Speaking kita akan memberi pengaruh bagi orang yang mendengar. Berbagai hal yang kita pelajari tentunya sudah sangat berpengaruh pada diri kita. Lalu kita bagikan kepada orang lain ketika kita berbicara menceritakan pengalaman yang sudah berdampak positif bagi diri kita. Dengan demikian itu akan sangat berpengaruh bagi orang lain yang mendengar.  Dari apa yang kita sampaikan, itu juga sudah menjadi sebuah didikan dan akan mengubah cara berpikir orang lain sebagaimana kita yang dulu telah mengubah cara berpikir kita untuk menatap masa depan kesuksesan yang kita impikan. “If you can speak, you can influence. If you can influence, you can changes lives”.  ***

(yt / nm)

Loading

Tags