Warta Uncen

Revitalisasi Program Studi Hubungan Internasional FISIP Uncen

Untuk mengembangkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), pihak Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) melalui prodi Hubungan Internasional mengadakan Lokakarya Kurikulum, 19/2/2020.

Dekan FISIP, Septinus Saa, Sos.,M.Si. pada sambutanya katakan bahwa jika berbibacara pendidikan maka kampus adalah tempatnya, untuk itu saya berharap lewat forum ini ada masukan dari semua pemangku kepentingan yang sudah hadir, Pemerintah daerah, Polda Papua dan Imigrasi.

Dalam rangka pengembangan mutu maka pihak Lembaga Pengembangan dan Mutu (LP2M) selalu ada untuk membantu menyempurnakan kurikulum yang sanggat bermutu, selain itu juga ketua lembaga LP2M, Prof.Dr.Happy Lumbatombing,M.Si.  memberikan gambaran tentang kurikulum berbasis KKNI.

Prof. Happy ketika diminta tangapan terkait kegiatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa setiap program studi yang ada di perguruan tinggi negeri harus merevitalisasi kurikulum berbasis KKNI.

Prodi Hubungan Internasional merupakan salah satu prodi FISIP Uncen yang harus melakukan revitalisasi kurikulum, sehingga kompetensi lulusan dari program pembelajaran, perkuliahan, praktek dalam kampus atau luar kampus betul-betul sesuai dengan apa yang diharapakan dunia kerja.

Pemda Papua, Polda  dan Imigrasi sangat antusias bisa terlibat di forum ini, hal ini yang dinantikan oleh mereka karena sebelumnya insatansi terkait sudah menawarkan kolaborasi baik itu magang, pelatihan atau bimtek sehingga saat ini prodi harus revisi kurikulum serta program pembelajaran.

Lokakarya ini juga dihadir oleh perwakilan dari Kemenkumham wilayah Papua, pembantu dekan satu dan beberapa dosen di FISIP.

** MS**

Loading