Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si., resmi melantik pengurus 19 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026 di GOR Trikora, Kamis (9/4). Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi organisasi kemahasiswaan untuk membawa perubahan positif serta meningkatkan daya saing lulusan Uncen.
Adapun 19 unit yang dilantik mencakup bidang kerohanian, bela negara, minat seni, hingga olahraga, yaitu: UKM KMK, UKM PMK, UKM IMMUN, UKM MENWA, UKM Seni Suara, UKM Rugby, UKM Futsal, UKM Sepak Bola, UKM Woodball, UKM Bola Basket, UKM Seni Tari, UKM OHSC, UKM Mapala, UKM Atletik, UKM Tenis, UKM Beladiri, UKM Fashion & Modeling, UKM PMI, serta UKM Bulu Tangkis.

Dalam arahannya, Dr. Septinus Saa menekankan bahwa UKM adalah ujung tombak kegiatan kemahasiswaan yang harus mampu menyeimbangkan aspek akademik dengan kematangan mental-spiritual. Ia mengingatkan bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan sarana melatih etika dan kemampuan kepemimpinan yang nyata.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan, tetapi harus punya keunggulan pembanding (comparative advantage). Selain iman yang dibangun di UKM keagamaan, bakat dan minat juga harus diasah sebagai bekal bersaing setelah lulus,” ujar Dr. Septinus.
Menyikapi periode penerimaan mahasiswa baru tahun ini, Dr. Septinus memberikan instruksi strategis khusus kepada pengurus UKM, terutama di bidang olahraga. Beliau meminta pengurus untuk aktif memantau talenta-talenta muda berprestasi di tingkat sekolah menengah agar dapat diarahkan menjadi mahasiswa Uncen.
“Saya instruksikan pengurus UKM untuk memantau talenta berbakat di tingkat SMA. Ajak mereka masuk Uncen dan laporkan datanya kepada saya untuk diprioritaskan mendapat beasiswa prestasi. Kita ingin bibit unggul ini dibina sejak dini agar siap bersaing di level nasional,” tegasnya.
Selain soal prestasi, Dr. Septinus juga menyoroti pentingnya etika berorganisasi di lingkungan kampus. Beliau berharap para pengurus UKM yang baru dilantik dapat menjadi contoh dalam berorganisasi secara sehat, kreatif, dan taat pada aturan yang berlaku guna membenahi dinamika kemahasiswaan ke depan.

Pihak universitas berkomitmen penuh mendukung program-program UKM, termasuk mendorong keterlibatan dalam hibah kompetitif nasional melalui program Belmawa, guna memperkuat profil lulusan menuju standar internasional. (Nav Ed; Flora Ohee)
![]()