JAYAPURA (30/01/2026) — Universitas Cenderawasih (Uncen) mencatatkan sejarah istimewa dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Auditorium Uncen, Jumat (30/01/2026). Dalam acara pengukuhan ini, Rektor Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bersama satu akademisi lainnya.
Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Senat Uncen, Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, M.T., didampingi oleh Sekretaris Senat Prof. Dr. Avelinus Lefaan, M.S., serta jajaran Wakil Rektor dan anggota senat universitas. Dengan pengukuhan ini, Uncen kini memiliki total 48 Guru Besar.
Dua Guru Besar yang dikukuhkan kali ini adalah:
- Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr. Merupakan Rektor Universitas Cenderawasih saat ini. Prof. Oscar dikukuhkan dalam bidang kepakaran Manajemen Strategi dan Sistem Informasi. Ia tercatat sebagai Guru Besar kesembilan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Guru Besar ke-47 di Universitas Cenderawasih.
- Dr. Samuel Piter Irap, S.K.M., M.Kes. Dikukuhkan dalam bidang Gizi Kesehatan Masyarakat (Zat Gizi Halogen). Ia merupakan Guru Besar ketiga di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Guru Besar ke-48 di Universitas Cenderawasih.
Karena Rektor Uncen menjadi salah satu promovendus yang dikukuhkan, sambutan pimpinan universitas disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Drs. Dirk Runtuboy, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, Dr. Dirk Runtuboy menyampaikan rasa bangga yang mendalam bagi seluruh civitas akademika karena dapat menyaksikan pemimpin universitas meraih puncak karir akademik.
“Suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi keluarga besar Universitas Cenderawasih karena saat ini kita menyaksikan pemimpin-pemimpin ilmiah yang bekerja keras meraih karir tertinggi di bidang akademik,” ujar Dr. Dirk Runtuboy.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah amanah ilmiah dan moral untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
“Pengukuhan Guru Besar bukanlah sekadar pencapaian jabatan akademik tertinggi, melainkan sebuah amanah. Amanah untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang bermakna,” tambahnya.
Uncen terus menunjukkan komitmen tinggi dalam pengembangan SDM. Dalam tiga tahun terakhir, universitas tertua di Papua ini telah mengukuhkan 22 Guru Besar. Percepatan ini didorong oleh berbagai kebijakan strategis, termasuk pendanaan penelitian, pengabdian, serta insentif publikasi artikel ilmiah.
Dr. Dirk Runtuboy juga mengajak kedua Guru Besar untuk menjadi pilar utama dalam memperkuat institusi.
“Setiap langkah harus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi institusi tetapi juga lingkungan luas. Semangat kolaborasi lintas disiplin ilmu dan inovasi adalah kunci untuk menyelesaikan permasalahan bangsa,” pesannya.

Sebelum menutup sidang, Ketua Senat Prof. Agustinus Fatem menyampaikan selamat dan harapan kepada Rektor Prof. Oscar dan Prof. Samuel.
“Selamat kepada kedua profesor yang baru dikukuhkan, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr. dan Prof. Dr. Samuel Piter Irap, S.K.M., M.Kes. Semoga raihan Bapak berdua menambah kekuatan Universitas Cenderawasih dalam menjalankan tugas ke depan, sekaligus memotivasi seluruh dosen di Uncen untuk mengikuti jejak Prof. Oscar dan Prof. Samuel,” ucap Prof. Agustinus Fatem.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua Anthonius M. Ayorbaba, S.H., M.Si., Perwakilan Gubernur Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, M.M., para mitra Uncen, dosen, serta keluarga besar para Guru Besar.
Kehadiran Rektor sebagai Guru Besar baru diharapkan semakin memperkokoh legitimasi akademik Uncen sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dan inovasi riset di Tanah Papua dan Indonesia. (Petrus)


![]()