Jayapura, 8 April 2026. Universitas Cenderawasih melalui Tim Kreatif Studentpreneur (SUPER) sukses menyelenggarakan KOMEN (Kompetisi Menulis Essay Tingkat Nasional) sebagai wadah bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menyalurkan ide kreatif dan inovatif di bidang kewirausahaan berbasis pangan lokal. Kegiatan berlangsung dari tanggl 7-8 April 2026 di Ballroom Grand Abe Hotel.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Cenderawasih dalam mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 27 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Beberapa di antaranya berasal dari Universitas Negeri Makassar, Universitas Palangka Raya, serta Universitas Katolik Widya Mandira, Nusa Tenggara Timur, yang menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa lintas daerah terhadap pengembangan ide kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Dalam babak final, setiap tim mempresentasikan gagasannya selama 6 menit, dilanjutkan sesi tanya jawab selama 4 menit di hadapan dewan juri. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas penulisan, kekuatan ide, relevansi solusi, kemampuan presentasi, hingga kerja sama tim.

Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw, SE.,M.Sc.Agr dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa berbasis potensi lokal.
“Melalui kompetisi ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan ide, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pangan lokal,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu dewan juri, Theo C. Kelen, menilai bahwa karya para peserta menunjukkan potensi besar generasi muda dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif. “Kami melihat banyak gagasan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki peluang untuk diimplementasikan secara nyata. Ini menjadi indikator bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi berbasis lokal,” ungkapnya.

Salah satu peserta finalis Rani Angraini dari Universitas Cenderawasih mengaku bahwa kompetisi ini menjadi pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif.
“Melalui KOMEN, kami tidak hanya belajar menulis essay, tetapi juga bagaimana mengembangkan ide menjadi solusi yang realistis dan bisa diterapkan. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai mahasiswa,” tuturnya.
Selain kompetisi essay, kegiatan ini dilanjutkan dengan program MEMBUMI (Menulis & Mewujudkan Buku Monograf Ilmiah) dilaksanakan pada 8 April 2026. Dengan menghasilkan buku LOFE (Local Food Entrepreneur) sebagai bentuk luaran nyata karya mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, Universitas Cenderawasih terus mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang berdampak bagi pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. (Andre Ayorbaba Ed;Flora Ohee)
![]()