Warta Uncen

Komitmen PT Gag Nikel Menjalin Kerjasama Dengan Uncen: Dukung Pendidikan Di Tanah Papua.

PT Gag Nikel jalin kerjasama dengan Universitas Cenderawasih berkomitmen memajukan pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan kualitas sumberdaya manusia. Kerjasama di tanah Papua yang ditandai dengan ceremony penandatanganan naskah Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Uncen Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST.,MT dan Presiden Direktur PT Gag Nikel Khaidir Said, Kamis (22/9/2022) di ruang rapat senat lt. 3 gedung Rektorat Universitas Cenderwasih.

PT Gag Nikel adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan nikel, terletak di pulau Gag distrik Waigio Barat kabupaten Raja Ampat provinsi Papua Barat. Mengantongi izin kontrak karya (IKK) sejak 1998 dan mulai beroperasi sejak Februari 2018.

“Dunia usaha, dunia industri dan dunia pendidikan harus saling seiring sejalan karena kemajuan disalah satu pihak akan menjadi manfaat buat yang lain. Seandainya industri maju maka otomatis bantuan pada pendidikan akan lebih banyak dan kualiatas sumberdaya manusianya meningkat, itu juga dapat mempengaruhi industri untuk menciptakan inovasi baru”, ujar Khaidir Said.

“Banyak program real yang telah dilakukan PT Gag Nikel seperti program pengembangan ekonomi, perekrtutan tenaga kerja hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan saat ini PT Gag Nikel akan bekerjasama dengan Uncen untuk mendukung mahasiswa dan dosen Program Studi Pertambangan Fakultas Teknik Uncen untuk melakukan riset dalam meningkatkan SDM di Uncen”, Lanjut Khaidir Said.

Khaidir Said juga berharap bisa menyelaraskan program-progarm yang ada di Universitas Cenderawasih maupun di PT Gag Nikel agar dapat melanjutkan program kerjasama dalam perjanjian kerjasama (PKS) dan Implementation Agreement (IA).

Pada kesempatan ini Dr. Ir. Apolo Safanpo.,ST.,MT, mengatakan bahwa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak sangat penting karena satu institusi atau lembaga pasti punya keterbatasan tapi dengan kolaborasi dan kemitraaan, keterbatasan ataupun kendala yang dihadapi dapat diatasi bersama-sama. Dengan demikian tujuan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi terkait program MBKM yang menuntut mahasiswa untuk melakukan pengembangan diri di masyarakat baik dalam bidang social budaya, ekonomi dan perindustrian.

“Semoga MoU yang kita tanda tangani pada hari ini dapat segera kita tindak lanjuti yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kita sekalian”, tutup Rektor.

(Naff/ Helisa)

Loading

Tags