Warta Uncen

FMIPA Uncen Gelar Lokakarya, Fokus IKU dan Kurikulum Berbasis OBE

JAYAPURA – Merespons dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih menyelenggarakan Lokakarya Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta Portofolio Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan dilaksanakan di Grand Abe Hotel, Jayapura, pada Kamis (29/01/2026).

Lokakarya dihadiri langsung oleh Dekan FMIPA, Dr. rer. nat. Henderite L. Ohee, M.Si., beserta jajaran pimpinan fakultas dan sivitas akademika di lingkungan FMIPA. Turut hadir mewakili Rektor untuk membuka acara secara resmi adalah Wakil Rektor Bidang Akademik , Dr. Dirk YP. Runtuboy, S.Pd., M.Kes.

Dekan FMIPA, Dr. rer. nat. Henderite L. Ohee, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya dosen untuk terus memperbaharui pengetahuan. Menurutnya, lokakarya ini adalah momen krusial bagi tenaga pendidik untuk memberikan waktu bagi diri sendiri guna meningkatkan kompetensi.

“Kita sebagai dosen perlu mengupdate ilmu dan informasi agar wawasan kita tetap relevan dan lebih luas dibandingkan mahasiswa. Mahasiswa saat ini sangat cerdas dan kritis, sehingga sebagai pengajar, kita harus terus belajar agar mampu membimbing mereka dengan baik,” ujar Dr. Henderite.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) sebelumnya, dimana fakultas telah menyusun program strategis tahun 2026 dengan fokus utama pada pencapaian IKU. Salah satu pilar utama yang tak terelakkan adalah program pendidikan dan pengajaran yang kini harus mengadopsi sistem OBE.

“Mari kita berusaha adaptif terhadap semua perubahan yang sedang dan akan terjadi. Saya percaya semesta mendukung kita menjadi insan pendidik yang mumpuni. Melalui lokakarya ini, saya berharap kita dapat menghasilkan rumusan dan praktik baik yang dapat segera diimplementasikan pada semester ini,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Dekan FMIPA menegaskan filosofi kepemimpinannya dengan moto: “No one left behind, nothing left unattended.” (Tidak ada seorang pun yang tertinggal, tidak ada apa pun yang terabaikan). Semangat kekeluargaan ini menjadi fondasi agar seluruh elemen di FMIPA saling mendukung dan memperhatikan satu sama lain.

Sementara itu, Dr. Dirk YP. Runtuboy, S.Pd., M.Kes., yang mewakili Rektor, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan lokakarya ini. Ia menyebut kegiatan ini sebagai strategi konkret implementasi hasil Raker dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi yang sangat cepat.

“Proses pembelajaran kini telah beralih. Mahasiswa adalah pusat pembelajaran (student-centered), sementara dosen berperan sebagai fasilitator dan mediator. Tuntutan dunia kerja saat ini tidak hanya memerlukan profesional yang berpengetahuan, tetapi juga memiliki soft skill yang mumpuni dan attitude yang baik,” jelas Dr. Dirk.

Ia menekankan agar seluruh peserta tidak resisten terhadap perubahan, melainkan menikmatinya sebagai sebuah peluang untuk berkembang. Kerja sama tim (teamwork) menjadi kunci untuk memenuhi target IKU yang telah ditetapkan universitas untuk tahun 2026.

Melalui lokakarya ini, harapannya FMIPA Universitas Cenderawasih semakin siap mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi sesuai dengan standar nasional maupun internasional. (Petrus)

Loading