Universitas Cenderawasih Bersama Perguruan Tinggi se-Papua Menyelenggarakan Lokakarya Peningkatan Manajemen Riset dan Publikasi Ilmiah Tahun 2019

Dalam rangka pemanfaatan E-Journal, Universitas Cenderawasih, Universitas Papua, Universitas Musamus dan Perguruan Tinggi Swasta se Papua bekerjasama dengan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristekdikti dan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) menyelenggarakan Lokakarya Peningkatan Manejemen Riset dan Publikasi Ilmiah Tahun 2019 dan Pelantikan Badan Pengurus FPPTI, yang berlangsung di hotel Grand Abe, Jayapura (Kamis, 15/8/19).Acara dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor I, Dr. Onesimus Sahuleka, SH.,M.H., mewakili Rektor Uncen. Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor IAIN, Kepala Seksi Jurnal Internasional,Kemenristekdikti, Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos, Wakil Ketua II FPPTI, Munawaroh, S.Si.,M.Si., Tim Pakar Kemenristekdikti dan seluruh perwakilan pustakawan se-Papua.
Kasi Jurnal Ilmiah Kemeristekdikti, dalam sambutannya mengatakan bahwa sekarang ini Kemenristekdikti berlangganan  E-Journal yang bisa diakses bebas oleh civitas akademika Perguruan Tinggi, antara lain : EBSCO, Proquest, I Thenticate, dll. Hal ini sangat berguna untuk meningkatkan kualitas karya tulis tenaga pendidik (dosen).

Dengan adanya lokarya yang berlangsung saat ini, beliau berharap agar para pustakawan di lingkungan Perguruan Tinggi dapat membantu para tenaga pendidik dalam memanfaatkan e-jornal yang dilanggan oleh Dikti dan sekaligus mensosialisasikan pada unit kerja masing-masing.

Sementara itu Rektor yang diwakili oleh Pembantu Rektor I, dalam sambutannya mengatakan  bahwa para pustakawan memegang peranan yang  sangat penting demi kemajuan Perguruan Tinggi itu sendiri karena dengan adanya berbagai peraturan untuk menggapai kualitas tenaga pendidik/dosen,maka  wajib hukumnya bagi dosen untuk menulis karya tulis ilmiah lewat jurnal-jurnal nasional dan Internasional yang terakreditasi.

Oleh sebab itu beliau berharap agar para pustakawan dapat membantu para dosen untuk menginformasikan hal-hal yang sangat penting terkait jurnal-jurnal ilmiah terutama pemanfaatan sarana yang sudah disediakan Dikti agar  dapat diakses oleh para pustakawan Perguruan Tinggi  sehingga karya ilmiah para dosen dapat diterima dengan waktu yang relatif singkat tidak menunggu waktu yang lama.

“Para pustakawan bukan hanya menunggu orang-orang yang hendak membaca atau mengatur buku-buku tetapi juga harus bisa mengelola hasil-hasil  kajian, hasil-hasil penelitian  agar berguna bagi masyarakat”, kata Pembantu Rekor I.

Dengan terbentuknya FPPTI, diharapkan  para anggota forum  akan  menjembatani para pustakawan  yang ada di papua untuk meningkatkan kualitas dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0.

Dalam waktu yang bersamaan juga  dilaksakan pelantikan Ketua dan  anggota FPPTI oleh Wakil Ketua II FPPTI dan terpilih menjadi Ketua FPPTI Provinsi Papua Periode 2019-2020 yaitu Kepala Unit Perpustakaan,  Theresia Evilianingsih, S.Ip., M.Si.,  yang dilantik menjadi Ketua FPPTI Provinsi Papua Periode 2019-2022.

Selanjutnya acara diisi dengan penyampaian materi oleh Tim Pakar  dengan beberapa topik  :

1. Kebijakan Langganan E-Journal,disampaikan oleh Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos .

2. Kebijakan dan Manajemen Riset, oleh Amirul Ulum.

3. Manajeman Referensi Ilmiah, oleh Dwi Fajar Saputra  dan

4.Pemanfaatan Perangkat Penunjang Publikasi Ilmiah oleh Vicentius Widya Saputra.

 

Tags